Islam tidak pernah mengharamkan cinta. Islam mengarahkan cinta agar ia berjalan pada koridornya. Bila bicara cinta di antara lawan jenis, satu-satunya jalan adalah dengan pernikahan, yang dengannya cinta menjadi halal dan penuh keberkahan. Sebaliknya, Islam melarang keras segala jenis interaksi cinta yang tiada halal. Bukan karena apa pun, tapi karena Islam adalah agama yang memuliakan manusia dan mencegah kerusakan-kerusakan yang akan terjadi pada diri manusia itu sendiri. Sialnya, kaum Muslim kini hidup dalam kungkungan masyarakat yang sebagian besar salah kaprah dalam cinta. Karenanya tidak dikenal lagi kesakralan pernikahan dan kesucian diri, apalagi kehormatan dan kemuliaan jiwa. Semua sudah terganti dengan pergaulan bebas, ada yang menyebutnya pacaran, teman tapi mesra, dibalut dalam alasan kakak-adik, teman dekat, ataupun yang lainnya. #UdahPutusinAja, sebab apa pun namanya, kelak akan bersaksi seluruh bagian tubuh di depan Allah. Karenanya, sedari dini mari mendidik cinta, mengajarinya agar ia bersemi dalam taat, bukan direndahkan oleh maksiat. Ajarkan cinta agar ia benar hingga membuat pemiliknya terhormat, bukan nista yang ditanggung karena terbuai cinta yang terlaknat.
Mau ini itu, ternyata tidak mampu. Kepala nyut-nyutan badan gemeteran. Berbaring sebentar, akhirnya ketiduran. Mimpi yang aneh-aneh, mungkin diganggu setan. Beginilah sakit, segalanya jadi sulit. Jangankan ke kamar mandi, mau berdiri saja mikir 2 kali. Kalo sudah gini jadi inget sehat, nyesel. Kenapa kemaren gak bersyukur setiap saat. Menyia-nyiakan nikmat sehat. Allah. Yang penting sekarang sabar, lagian cuman sakit biasa. Ahh sakit apapunkan harus sabarkan ya. Tapi maaf dramatisasinya.hehe.. Sekian dari saya, mudah2an kita selalu sehat. Selalu bersyukur dari setiap nikmat-Nya. Nikmat iman, nikmat hidayah, nikmat sehat, nikmat segala nikmat :).
Billahi Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat, Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..