Aku hanya takut jika cintaku padamu melebihi cintaku pada-Nya. aku takut, jika cintaku padamu lebih dari kepatuhanku dengan kedua orang tuaku. Aku takut aku mengabaikan pengorbanan kedua orang tuaku dalam impian-impian mereka yang ingin segera terwujud. dan inilah kekhawatiranku. kegagalanku di masa lalu dalam memelihara kedamaian dan keagungan sebuah arti membuat kekhawatiranku semakin dalam. Aku bukan mengabaikanmu, ukhty, aku hanya mencoba menempatkan perasaanku pada perasaan yang sepantasnya menjadi kodratku sebagai hamba-Nya dan sebagai anak manusia, yaitu ayah dan ibuku. Aku tidak berani melawan-Nya, bagaimana mungkin!. Dan aku tidak berani berada di sisi yang lain dari pandangan kedua orang tuaku selama mereka benar, itu juga karena Dia, Allah. Aku ingin menjalani hubungan ini bukan karena kita ingin, tapi karena kita tidak bisa menjalani berjalanan kita dengan baik jika kita berseberangan arah..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar