Apa itu takut? takut adalah perasaan waspada terhadap suatu ancaman. Menurut KBBI takut adalah perasaan gentar atau ngeri terhadap akan datangnya bencana. Secara naluriah semua manusia terlahir dengan rasa takut, termasuk saat mereka dilahirkan, semua bayi akan menangis. Kecuali bayi-bayi yang asfiksia (suatu kondisi bayi yang lahir dengan kekurangan oksigen) bisa karena kekurangan oksigen atau karena terminum air ketubannya, alih-alih menangis, ia bernapaspun sulit, namun setelah diberikan pertolongan, bayi akan tetap menangis. Selama mereka belum bisa bicara mereka akan terus menangis, tak mau jauh dari dekapan ibunya, sangat waspada. Karena mereka takut akan ancaman dunia luar.
Manusia pasti memiliki rasa takut, walaupun kadarnya berbeda-beda diantara mereka. Ada yang memiliki perasaan takut yang banyak atau sangat banyak dan sering diberi julukan penakut, dan ada pula yang memiliki perasaan takut yang sedikit dan sering disebut pemberani. Manusia disepanjang zaman menilai rasa takut dengan sinis. Takut adalah sesuatu yang buruk dan dibenci karena merupakan sifat buruk manusia, diseterakan dengan dendam, iri dan dengki. Memang rasa takut yang berlebihan terhadap sesuatu yang tidak mengancam atau hanya dianggap mengancam diklasifikasikan sebagai penyakit oleh para tenaga medis. Rasa takut yang tidak sebanding dengan ancaman sering disebut fobia. Takut terhadap air misalnya disebut aquafobia, takut dengan hewan disebut zoofobia, takut keluar rumah disebut agorafobia dan takut-takut lainnya. Ini merupakan penyakit, saya sepakat. Dalam perkembangan manusia, pikiran kita terus berkembang, modernitas membawa kita terus berselancar terhadap dimensi kehidupan sosial. Perkembangan itu juga membawa penyakit-penyakit baru yang berhubugan dengan pikiran manusia. Bagaiamanpun kita tidak bisa memungkiri bahwa rasa takut adalah naluri yang ditanam Tuhan terhadap manusia semenjak mereka dalam kandungan. Bukan hanya manusia, binatang juga. Manusia dan binatang punya kesamaan, yaitu keinginan untuk bertahan hidup. Rasa takut adalah salah satu alat dalam bertahan hidup dan terus lestari.
Kita pernah mendengan cerita tentang burung dodo dari pulau Mauritius, burung yang sangat ramah, ketenangan dan kenyamanan di pulau Mauritius selama ratusan tahun atau bahkan ribuan tahun dari predator dan kompetitor alami mereka menumpulkan rasa takut mereka. Mereka tidak terbang dan mereka sangat jinak, sehingga mereka sangat mudah ditangkap oleh manusia. Akhirnya mereka punah.
Kita harus bisa mengelola rasa takut secara rasional. Mengelola rasa takut adalah suatu kemenangan bagi manusia. Memahami rasa takut berarti memahami ancaman. Menilai tingkat ancaman secara rasional dapat meningkatkan kemampuan manusia mengatasi rasa takut.
0 komentar:
Posting Komentar