Ringkasan Kajian Panduan Nikah A-Z

Ringkasan Kajian Panduan Nikah A-Z
Ust.  Muclis Birridha. Masjid Baitul Hikmah Komplek Unlam. 13 Agustus 2017.

Laki-laki dan perempuan memiliki karakter yang berbeda, sehingga saat menikah harus dapat saling memahami, karena pasti ada perbedaan.

Niat yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik, saling memahami.

Laki2 harus pintar2 mendengarkan  curhatan istri dan mengomentari. Wanita sangat sensitif, sehingga terkadang bisa membuat salah faham.

Ada suami yang sangat jahat namun istrinya sangat sabar, hubungan ini langgeng sampai akhir hayat.
Ada istri yang sangat jahat namun suaminya sangat sabar, hubungan ini langgeng sampai akhir hayat.
Namun ada suaminya baik, istrinya baik tetapi berakhir dengan perceraian..  hal ini dikarenakan kurangnya saling pengertian. 

Maka penting menjalin hubungan dengan saling pengertian sehingga kehidupan pernikahan dapat langgeng sampai akhir hayat.

Hak2 istri:
12. istri tidak suka dipukul seperti hamba sahaya.

Hadis mengenai hal ini salah satunya diriwayatkan oleh al-Bukhari di mana Rasulullah saw. bersabda:
Artinya: Dari „Abdullah ibn Zam‟ah dari Nabi saw. bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian memukul isterinya sebagaimana ia memukul budaknya kemudian menggaulinya di malam hari. �

13. Hendaklah ada kesetiaan pada istri, meskipun istrinya telah tiada/meninggal.
Rasulullah sangat mencintai Hadijah, dan sering menyebut2 kebaikan khadijah. Seperti disebutkan  pada hadist berikut

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ذَكَرَ خَدِيجَةَ أَثْنَى عَلَيْهَا فَأَحْسَنَ الثَّنَاءَ قَالَتْ فَغِرْتُ يَوْمًا فَقُلْتُ مَا أَكْثَرَ مَا تَذْكُرُهَا حَمْرَاءَ الشِّدْقِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهَا خَيْرًا مِنْهَا قَالَ مَا أَبْدَلَنِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرًا مِنْهَا قَدْ آمَنَتْ بِي إِذْ كَفَرَ بِي النَّاسُ وَصَدَّقَتْنِي إِذْ كَذَّبَنِي النَّاسُ وَوَاسَتْنِي بِمَالِهَا إِذْ حَرَمَنِي النَّاسُ وَرَزَقَنِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَلَدَهَا إِذْ حَرَمَنِي أَوْلَادَ النِّسَاءِ

“Ketika Rasulullah menyebut-nyebut kebaikan Khadijah, timbullah kecemburuan di hati Aisyah. Aisyah menceritakan, “Apabila Nabi Shallallahu’alaihiwasallam mengingat Khodijah, beliau selalu memujinya dengan pujian yang bagus. Maka pada suatu hari saya merasa cemburu hingga saya berkata kepada beliau; ‘Alangkah sering engkau mengingat wanita yang ujung bibirnya telah memerah, padahal Allah telah menggantikan untuk engkau yang lebih baik darinya. Serta merta Rasulullah bersabda: “Allah AzzaWaJalla tidak pernah mengganti untukku yang lebih baik darinya, dia adalah wanita yang beriman kepadaku di saat manusia kafir kepadaku, dan ia membenarkanku di saat manusia mendustakan diriku, dan ia juga menopangku dengan hartanya di saat manusia menutup diri mereka dariku, dan Allah AzzaWaJalla telah mengaruniakan anak kepadaku dengannya ketika Allah tidak mengaruniakan anak kepadaku dengan istri-istri yang lain.” (HR. Ahmad)

14. Seorang suami haruslah pengertian pada istrinya. Beberapa
Wanita 1: suamiku seperti unta kurus yang berada di puncak gunung.   (laki2 yang sulit bergairah, dan ketika bergairah kurang memuaskan)
Wanita 2: suami yg banyak aib
Wanita 3: suami yg egonya tinggi
Wanita 4: seperti malam yang tenang (suami yanh baik)
Wanita 5: jika masuk seperti macam, jika keluar seperti singa. 
Wanita 6: suamiku sangat rakus, jika tidur jauh dari istri. tidak peduli.
Wanita 7: suamiku sangat dungu, tidak mampu berjima, sering menyakiti istrinya.

Bersambung....

0 komentar:

Posting Komentar